Excellent at higher quality may possibly be the manifestation of https://www.upscalerolex.to
Mahasiswa Kebidanan PHB Termotivasi Lewat Hypnoself - Politeknik Harapan Bersama

Mahasiswa Kebidanan PHB Termotivasi Lewat Hypnoself

Menghipnotis diri sendiri (hypnoself) bermanfaat bagi kesehatan dan dapat memotivasi diri untuk terus berkembang.

Pembinaan karakter kepada para mahasiswa melalui kegiatan hypnoself dapat membuat mereka lebih percaya diri terhadap kemampuan mereka di bidang akademik maupun non akademik.

Kepala Program Studi D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama (PHB) Nilatul Izah, S.ST., M.Keb mengatakan hypnoself sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan motivasi belajar. “Rasa tanggung jawab dan memiliki etika yang baik juga perlu ditumbuhkan di lingkungan mahasiswa”, ujar Nila.

Program Studi D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama (PHB) telah mengundang Bidan Rugayah, S.Tr.Keb, Cht  khusus untuk mengisi materi tentang hypnoself  di Aula, Gedung C, Kampus 1 Politeknik Harapan Bersama (17/2).

Manfaat hypnoself antara lain membuang rasa jenuh atau stress ringan, membuang rasa malas, membuang rasa takut berlebihan (phobia). “Hypnoself juga dapat membuang rasa sakit pada tubuh kita, membuka potensi dalam diri kita, membuka aura dan energi agar kita terus memiliki semangat hidup yang tinggi,” kata Rugayah.

Bidan sekaligus pemilik Griya Hamil Sehat tersebut juga menyampaikan bahwa tugas bidan bukan hanya sebatas menolong persalinan tapi juga diharapkan dapat menjadi pendamping perempuan yang baik, mengetahui dan memiliki solusi tentang keluhan-keluhan perempuan pada saat persalinan. 

Tenaga Bidan

“Saat ini tenaga bidan perlu melakukan inovasi terkini tentang kebidanan untuk berkembang pada pribadi yang lebih mandiri salah satunya dengan belajar tentang hypnoself,” terang Rugayah.

Peserta hypnoself sejumlah 118 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Prodi Kebidanan semester 2,4 dan 6. Selain dijabarkan tentang hypnoself mahasiswa juga diberikan motivasi terkait gambaran bagaimana hebatnya menjadi seorang bidan dan peluang kerja yang terus berkembang.

“Yang terpenting di sini adalah menumbuhkan optimisme bahwa kita kelak akan menjadi bidan hebat, bidan yang kompeten, mahir dan memiliki etika yang diharapkan oleh masyarakat dan lingkungan sekitar kita,” tegas Rugayah.

@bunghasta
27 Februari 2020 17:17:12 WIB
Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan