TEGAL – Politeknik Harapan Bersama (PHB) menggelar Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) D3 Farmasi Koordinator Wilayah (Korwil) Barat Provinsi Jawa Tengah, Kamis (1/11) di Syailendra Convention Hall, Grand Dian Hotel. Pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut diikuti oleh 37 TTK Alumni Akademi Farmasi Kusuma Husada Purwokerto, 43 TTK Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyah Cilacap dan 272 TTK Alumni Politeknik Harapan Bersama Tegal.

Dalam pembukaan Wakil Direktur 1 Politeknik Harapan Bersama Arfan Haqiqi S, M. Kom mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya 352 Ahli Madya Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) Korwil Barat Provinsi Jawa Tengah. “Ilmu Farmasi harus diamalkan untuk kemaslahatan masyarakat dan mari bersama wujudkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat),” ujar Arfan.

TTK Korwil Barat Provinsi Jawa Tengah 2018 telah resmi dilantik dan disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Sekretaris Drs. Agus Tri Cahyono, Apt, M.Si, Ketua Pengurus Daerah (PD) Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Jawa Tengah Djoko Hardjanto, SH dan Sekretaris Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Harapan Bersama Erwadi, S. Kom

“Untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, pemerintah mencanangkan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS – PK). Program tersebut dilaksanakan dengan menegakkan tiga pilar yaitu Paradigma Sehat, Penguatan Pelayanan Kesehatan dan Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kami berharap setiap tenaga kesehatan dapat menyukseskan program-program yang telah dibuat oleh pemerintah,” tandas Agus Tri Cahyono seusai melantik.

Ketua PD PAFI Jawa Tengah Djoko Hardjanto, SH juga menghimbau agar segera mengurus Kartu Tanda Anggota (KTA) PAFI yang memiliki jejaring yang terdaftar di seluruh Indonesia. “Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan membantu meningkatkan IPTEK khususnya di bidang kefarmasian. Menarapkan Etika Profesi   Kefarmasian dan bekerja sesuai dengan kompentensi yang dimilikinya,” tambah  Djoko Hardjanto.