Sabtu 10 November 2018 Mahasiswa D IV Teknik Informatika (TI) Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB) mengikuti Grand Final Soedirman Technoporia 2018 di Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Event berskala nasional yang mengambil tema “Ekonomi Kreatif” ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 10 September 2018 dan dibagi dalam beberapa tahap, yaitu: pendaftaran, penyisihan serta berakhir di tahap penjurian final pada tanggal 10 November 2018 itu diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Grand Final yang diikuti oleh mahasiswa TI Poltek HB tersebut yakni dalam kategori Web Development Competition. Adapun produk yang dihasilkan dari kategori tersebut yaitu Aplikasi GrowUp berbasis Website yang merupakan sebuah aplikasi pemetaan hasil bumi, baik itu hasil pertanian, perikanan, kehutanan maupun peternakan. Mahasiswa yang mengikuti grand final tersebut diantaranya : Arief Hidayah dan Bayu Adi Prasetyo yang menamakan timnya : GrowUp.

Berkat kerja keras dan kesungguhan yang dilakukan oleh mereka, maka di acara grand final tersebut, Tim GrowUp mendapatkan juara 1, dengan urutan juara 2 dari mahasiswa STMIK Amikom dan juara 3 dari mahasiswa Universitas Telkom Bandung. Ginanjar Wiro Sasmito selaku Ka Prodi TI sangat bersyukur atas keberhasilan mahasiswanya yang dapat meraih juara ke 1. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Politeknik Harapan Bersama dan ini untuk kesekian kalinya mahasiswanya mampu menorehkan prestasi di even-even kompetisi tingkat nasional.

Ginanjar memiliki harapan besar bagi mahasiswa Politeknik Harapan Bersama khususnya mahasiswa di prodi TI, ia berharap pencapaian ini dapat menggugah semangat dan kreativitas mahasiswa di prodi yang dikepalainya itu agar lebih berminat untuk  mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Sehingga ini dapat menjadi tolak ukur keberhasilan daya serap mahasiswa terhadap kurikulum maupun materi kuliah yang diberikan oleh dosen, selain itu juga dapat mengangkat derajat maupun daya tawar mahasiswa, dosen, prodi dan kampus di kancah nasional.