Acara Ngumpul Asik (Ngusik) sudah memasuki tahun ke 4, tahun ini diadakan dengan gebrakan berbeda. Ngusik sendiri adalah kegiatan yang diadakan oleh para mahasiswa DKV dan dibantu bimbingan dosen DKV untuk mempererat tali silaturahmi dan sebagai bagian dari pajang karya hasil mahasiswa DKV.

Kegiatan tahunan yang selalu diadakan ini, kini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Diadakan 3 hari berturut-turut pada tanggal 6,7,8 Desember 2018 berlangsung meriah. Bayu Ari Wibowo mahasiswa DKV semester 3 selaku ketua panita mengusung tema “Rekam Jejak Media 90an”  Art – musim – exhibition.

Mengusung tema demikian dikarenakan, “sebagai bagian bentuk dari refleksi kawan-kawan DKV disamping itu setidaknya kita bisa menziarahi beberapa decade, karena bagi kawan-kawan banyak yang harusnya dipelajarai dari berberapa sejarah dan mengingat apa saja yang terjadi pasca itu, dan mengapa “rekam” karena jelas menjadi dasar karya kawan-kawan DKV juga memvisualkan dengan bentuk ngusik sendiri. Dan juga sebagai awal kita mengkritik diri sendiri karena bagi kawan-kawan memupuk sejarah juga sangat penting”. Begitu tutur ketua panitia yang akrab dengan sapaan Mas Bay

Diadakannya ngusik ini selama 3 hari ini tidak lepas dari alasan untuk memperpanjang waktu pajang karya dari mahasiswa DKV, agar pengunjung yang datang lebih ramai dari tahun sebelumnya. Ketika ditanya harapan Mas Bay menjawab “ harapan sederhana untuk ngusik di tahun depan agar lebih bisa mengedukasi kita dan masyarakat sendiri entah dari warga poltek harber atau warga umum serta bisa membuka ruang jejaring seluas-luasnya dan lebih produktif”

Kegiatan ngusik berisi Kuliah umum DKV, Pajang karya DKV, Screening Film , Live Mural, Live Sablon dan Lapakan Bersama tak hanya itu Open Galeri dibuka mulai siang hari hingga malam dari pukul 14.00 WIB s/d 22.00 WIB. Galeri berisi karya para mahasiswa DKV dari berbagai bidang mulai dari fotografi, poster, wayang golek dan wayang kulit hingga lukisan.

Dimeriahi oleh beberapa bintang tamu dari luar yakni Tegal Blues Community (TBC) feat Naora, Teater Akar, PKL Band Gardenia, Alfaith dan Sadam Akhmad serta dilengkapi oleh penampilan dari dan Teater Banyu Biru  dan UKM Musik PHB.

Di hari pertama pembukaan galeri, live mural, screening film hingga performance dari perwakilan program studi politeknik Harber

Dihari kedua, ada Kuliah umum yang diisi oleh Tri Setio Anggoro dengan tema “ DKV bisa apa?” dimalam hari ada penampilan dari UKM Musik PHB, Stand up Comedy, Teater Banyu Biru dan Sadam Akhmad serta diakhiri oleh Alfaith.

Pada hari ketiga diadakan live sablon, lapakan karya-karya oleh Kembang Trasa dimeriahi oleh performance dari mahasiswa DKV, Teater banyu biru, PKL band, Gardenia yang merupakan musisi dari Banjarnegara serta Penampilan TBC feat Naora yang ikut serta memeriahkan dengan membawakan lagu Nina Simone – Feeling Good, Norah Jones – Dont Know Why, Michael Buble – Everything meski diakhir acara sempat turun hujan tapi acara tetap berlangsung hingga akhir.

Ketika ditanya kesan dari acara ngusik 2018 Lutfi Firmansyah, S.Kom selaku salah satu dosen DKV mengatakan “bagus, meriah walau hujan tapi tetep berjalan. Setiap tahun ada perkembangan”. Jadi akan ada apa di Ngusik 2019 ? pastinya akan lebih meriah dari tahun ini.