TEGAL – Bidan memiliki posisi strategis dalam penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan pelayanan Keluarga Berencana (KB).

Bidan bukan semata bertugas membantu proses bersalin dan bukan juga sebatas tenaga kesehatan, namun seorang bidan memiliki kelebihan dan ia mampu memaksimalkan kekuatan dalam dirinya itu untuk membawa perubahan di masyarakat.

Hal ini yang mendasari D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama (PHB) menggelar acara Sarasehan untuk memberikan sosialisasi tentang peran Bidan kepada orang tua mahasiswa dan mahasiswa D3 Kebidanan.

“Bidan memiliki potensi besar melakukan perubahan dari segi kesehatan. Karenanya, penting bagi bidan untuk mampu memotivasi dirinya, memiliki keyakinan akan apa yang dilakukannya dan punya jiwa sosial tinggi agar mampu bekerja dengan semangat kepedulian, bukan semata mengejar materi,” jelas Direktur PHB Mc. Chambali,B.Eng EE.,M.Kom pada pembukaan acara sarasehan yang berlangsung di Aula PHB, Kamis (7/2/2019).

Acara Sarasehan dengan orang tua mahasiswa bertujuan untuk menjalin kerjasama dengan orang tua mahasiswa untuk secara bersama bekerjasama memantau mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Menjalin silaturahmi dengan orang tua mahasiswa.

Kepala Program Studi D3 Kebidanan Nilatul Izah, S.ST., M.Keb juga menyampaikan bahwa acara Sarasehan akan melahirkan persepsi yang sama mengenai kegiatan akademik yang harus ditempuh mahasiswa D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama.

“Dengan adanya acara Sarahsehan, kampus dapat menjalin kerjasama dengan orang tua mahasiswa untuk memantau keberhasilan kegiatan akademik mahasiswa”, tegasnya Nilatul Izah, S.ST.,M.Keb.