Angkat sumpah dan pelantikan tenaga kesehatan merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa yang telah menempuh pendidikan sebelum dinyatakan sebagai tenaga kesehatan. Pada tahun 2014 pemerintah provinsi jawa tengah telah menganggarkan biaya sumpah tenaga kesehatan untuk masing-masing eks karesidenan. Di wilayah karesidenan pekalongan terdapat 4 institusi pendidikan kesehatan yang mengikuti sumpah bersama. Sumpah tenaga kesehatan se karesidenan pekalongan yang pertama diikuti oleh Politeknik Harapan Bersama Tegal, Stikes Bhamada Slawi, Akbid YPBHK Brebes dan Akbid Harapan Ibu Pekalongan.

Acara ini dihadiri oleh PLT Dinas Kesehatan Provinsi yaitu Dr. Djoko Muldjiyanto, M.Kes sebagai petugas yang melantik. Tamu undangan pada acara tersebut perwakilan Dinas Kesehatan Se Karesidenan Pekalongan, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI). Jumlah peserta yang disumpah terdaftar 579 mahasiswa. Jumlah tersebut terdiri dari 151 mahasiswa D III Kebidanan Politeknik Harapan Bersama, 122 mahasiswa D III Farmasi Politeknik Harapan Bersama, 92 Mahasiswa D III Kebidanan STIKES Bhamada, 77 Mahasiswa D III Keperawatan STIKES Bhamada, 70 Mahasiswa Akbid Harapan Ibu, 67 Mahasiswa Akbid YPBHK. Acara dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.00 wib. Susunan acara meliputi pembukaan, laporan ketua panitia, lafal sumpah tenaga kesehatan, penandatanganan naskah sumpah dan pelantikan resmi sebagai tenaga kesehatan. Setelah disumpah, peserta sumpah dinyatakan resmi sebagai tenaga kesehatan.