TEGAL – Di dalam perguruan tinggi kesuksesan suatu pendidikan tentunya dipengaruhi oleh kerja kolektif para karyawan dan staff pengajar yang profesional. Kendati demikian dunia pendidikan tidak hanya terpacu pada kurikulum dan kegiatan belajar mengajar yang bersifat formal. Kegiatan yang bersifat kekeluargaan dan mengasah soft skill sangat dibutuhkan. Baru-baru ini sebanyak 230 lebih yang terdiri dari karyawan dan dosen Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB) Tegal mengadakan Family Gathering (6-7/2).

Kegiatan yang telah dihelat selama dua hari tersebut diselenggarakan di kota Yogyakarta. “Yogyakarta terkenal dengan sebutan kota pelajar. Dari segi tata kota, sarana dan prasana menunjukkan bahwa kota Yogyakarta memang pantas disebut demikian. Kiranya dalam Family Gathering Poltek HB yang telah diselenggarakan di Yogyakarta, dapat membawa dampak positif kepada para karyawan dan staff pengajar,” ungkap Direktur Poltek HB Mc Chambali, BEng EE, MKom.

Sinergi

Pada hari pertama peserta melakukan malam akrab di Villa Taman Eden, Kaliurang, Sleman. Malam akrab tersebut diisi dengan lomba-lomba seperti lomba joget dan karaoke, lomba tiup balon dan pecah balon dari masing-masing peserta terdiri dari perwakilan bus. Keesokan harinya peserta digembleng dengan mobil jeep untuk melakukan Lava Tour Merapi, mengunjungi Museum Merapi, Bunker Kaliadem, dan Kalikuning. Dilanjut ke Merapi Park, dan terakhir berbelanja di Malioboro.

Kegiatan yang bersifat non formal tersebut secara tidak langsung dapat mengakrabkan satu sama lain, sehingga terjadi sinergi antara unit perguruan tinggi, program studi (prodi) dan para office boy. “Pada dasarnya dosen juga memiliki nilai-nilai kebersamaan yang komunal, suka berkumpul-kumpul dan membaur dengan masyarakat. Dosen bukan hanya jabatan tinggi seorang pengajar tetapi juga bagian dari “masyarakat”. Bisa dibilang di dalam dunia perguruan tinggi masyarakatnya adalah dosen itu sendiri, karyawan, mahasiswa, satpam hingga office boy. Maka sangat penting adanya kegiatan Familiy Gathering ini untuk dapat mengenal satu sama lain agar nantinya dapat saling mendukung kolektivitas dalam bekerja.” ujar Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama Khafdillah MS, S.Kom., SH.