Sabtu, 21 April 2018 Mahasiswa D IV Teknik Informatika (TI) Politeknik Harapan Bersama (Poltek HB) mengikuti Grand Final I-Fest (IT Festival) 2018 di Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) – Jakarta.  Event berskala nasional yang mengambil tema “Step Up and Do It Better with Technology” ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika UHAMKA. Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 13 Februari 2018 dan dibagi dalam beberapa tahap, yaitu: pendaftaran, penyisihan  serta berakhir di tahap penjurian final pada tanggal 21 April 2018 itu diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Grand Final yang diikuti oleh mahasiswa TI Poltek HB tersebut yakni dalam kategori Mobile Apps UI/UX. Adapun tema yang dihasilkan dari kategori tersebut yaitu mengenai Desain E-Commerce berbasis Mobile dengan Platform Android. Mahasiswa tersebut diantaranya : Mohammad Syaiful Zihan, Dhiya Reksa Kusumojati dan Ali Budi Purnomo yang menamakan timnya : Dev-7.

Berkat kerja keras dan kesungguhan yang dilakukan oleh mereka, maka di acara grand final tersebut, tim Dev-7 mendapatkan juara 2, dengan urutan juara 1 dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan juara 3 dari mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Ginanjar Wiro Sasmito selaku Ka Prodi TI sangat bersyukur atas keberhasilan mahasiswanya  yang dapat meraih juara ke 2. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Politeknik Harapan Bersama dan ini untuk kesekian kalinya mahasiswanya mampu menorehkan prestasi di even-even kompetisi tingkat nasional.

Ginanjar memiliki harapan besar bagi mahasiswa Politeknik Harapan Bersama khususnya mahasiswa di prodi TI, ia berharap agar pencapaian ini dapat menggugah semangat dan kreativitas mahasiswa di prodi yang dikepalainya itu agar lebih berminat untuk  mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Sehingga ini dapat menjadi tolak ukur keberhasilan daya serap mahasiswa terhadap kurikulum maupun materi kuliah yang diberikan oleh dosen, selain itu juga dapat mengangkat derajat maupun daya tawar mahasiswa, dosen, prodi dan kampus di kancah nasional.