Tegal – Kehadiran Menristekdikti M. Nasir untuk pertama kalinya di Politeknik Harapan Bersama (Polhab) Tegal, menyiratkan kekaguman terhadap keberadaan kampus dengan bangunan fisik yang prima dan kondusifitas kampus yang senantiasa terjaga.

“Suasana kampus nampak sekali atmosfir akademiknya, dan Polhab Tegal merupakan kampus yang maju. Mudah-mudahan institusi ini akan menjadi percontohan bagi Politeknik-Politeknik lainnya, serta menjadi reverensi atau rujukan.”

Pernyataan ini disampaikan M. Nasir saat membuka peringatan Dies Natalis ke-16 Polhab Tegal pada Sabtu, 4 Mei 2018.

Dengan penyelenggaraan Dies Natalis ke-16 ini M. Nasir berharap mudah-mudahan Polhab Tegal  kedepan semakikn menjadi pilihan masyarakat. “Akan Saya gerakkan terus Politeknik. Pada prinsipnya kuliah  tidak harus mencari gelar, akan tetapi mencari  kompetensi.  Dengan kompetensi tersebut, anda (mahasiswa-red) setelah lulus akan menjadi pemain dinegeri ini. Orang yang memiliki sertifikasi itulah yang akan digunakan oleh industri.”

Menristekdikti menegaskan, keberadaan Polhab  hendaknya dapat menginspirasi bagi kota Tegal. “Polhab kemungkinan akan menjadi Politeknik terbesar di Jateng, atau bahkan di Indonesia. Dengan dosen-dosen yang masih relatif muda-muda ini dapat mendukung proses pembelajaran yang diselenggarakan.”

Ia menambahkan, Politeknik akan kami desain dengan memberlakukan rituling bagi dosen, agar para dosen mendapatkan sertifikat kompentensi pada bidangnya masing-masing. “Nanti sekiranya ada dosen berkeinginan rituling di luar negeri akan kami sediakan anggaran. Mudah-mudahan Polhab Tegal nanti akan memanfaatkan peluang tersebut.”

Selain membuka acara Dies Natalis, Menristekdikti juga melakukan penandatanganan prasasti peresmian kampus I, dan sebagai narasumber dalam Sosialisasi Peningkatan Mutu Pendidikan Vokasi dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 yang diselenggarakan Kopertis VI di kampus Polhab Tegal yang diikuti oleh Kaprogdi bidang Vokasi se PTS  Jateng. Sebelum meninggalkan kampus, M. Nasir sempat menyambangi stan mahasiswa dari masing-masing progdi di Polhab Tegal yang memamerkan hasil karyanya.

Kehadiran Menristekdikti di Polhab Tegal disambut dengan sangat antusias oleh pihak yayasan maupun pihak sivitas akademika, baik jajaran dosen maupun mahasiswa. Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Bersama Khafdilah mengatakan, kehadiran Menristekdikti di kampusnya memiliki makna rasa syukur, karena akan menjadi sebuah pengakuan.

“Tidak hanya terkait dengan legalitas, akan tetapi juga adanya pengakuan dari masyarakat selain raihan akreditasi yang kami peroleh.” ungkap Khafdilah.

Sumber: kopertis6.or.id ristekdikti.go.id