TEGAL – Politeknik Harapan Bersama (PHB) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis Ke-16th, Selasa, 10 Juli 2018.

Tahun ini PHB mengangkat tema “Sinergi Dalam Harmoni, Politeknik Berkarya Untuk Bangsa”.

Direktur PHB Mc. Chambali, B.Eng., E.E., M.Kom dalam sambutannya mengatakan saat ini program studi di kampus PHB sudah 70% terakreditas B, Chambali berharap tahun-tahun mendatang kampus PHB mendapat akreditasi A. “Kita semua berharap PHB dapat menjadi Politeknik terbesar di Jawa Tengah seperti yang diinginkan Menristekdikti Prof Mohamad Nasir”, ujar Ketua Senat tersebut.

Pada pembukaan Dies Natalies ke-16th PHB (Sabtu, 5 Mei) Menristekdikti menjadi tamu spesial kampus PHB sekaligus meresmikan Kampus 1 PHB yang terletak di Jalan Mataram No. 9, Pesurungan Lor, Tegal.

Prof Mohamad Nasir berharap ke depannya PHB akan menjadi politeknik swasta terbesar di Jawa Tengah. “Ini pasti bisa, dengan terobosan yang dilakukan insya Allah bisa bergerak. Paling tidak mahasiswanya di atas 10 ribu,” ucap Nasir.

Acara Sidang Senat Terbuka tersebut sebagai puncak acara dari Rangkaian Dies Natalis ke-16th. Diisi dengan orasi ilmiah dari Ketua Program Doktor Pendidikan Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor DR Adian Husaini. Adian memaparkan makalahnya yang berjudul ”Membangun Insan Akademis Yang Unggul.”

Selain itu, dalam kesempatan yang sama PHB menjalin kerjasama dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara kampus PHB dan Bank Indonsia yang ditandatangi oleh Direktur PHB dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal Joni Marsius.

MoU atau nota kesepahaman tersebut meliputi kerjasama di bidang Pendidikan, penelitian, pelatihan, sosialisasi, seminar, mahasiswa magang, survey, pengembangan UMKM dan sektor riil baik lingkup regional maupun nasional, termasuk yang berhubungan dengan pengembangan keilmuan (akademis) maupun non akademis (survey, penelitian terapan).