Bidang Periklanan Jadi Fokus Peminatan Prodi DKV Poltek Harber

Tegal - Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Politeknik Harapan Bersama (Poltek Harber) melaksanakan asesmen akreditasi secara virtual dan pada Jumat, (22/7/22).

Diawali dengan pengenalan Prodi DKV melalui video sarana dan prasarana yang dimiliki Prodi DKV, video animasi, dan virtual tour kampus Poltek Harber.

Direktur Poltek Harber Agung Hendarto memaparkan sejarah singkat tentang Poltek Harber yang didirikan pada tahun 2002.

"Di wilayah eks Karesidenan Pekalongan, Prodi DKV hanya ada di Poltek Harber Tegal," kata Agung Hendarto.

"Kami berharap mahasiswa akan mendapatkan kesempatan belajar yang baik di Poltek Harber. Saling mengembangkan lebih jauh terkait bidang desain komunikasi visual," tambahnya.

Dr. Prayanto Widyo Harsanto, M.Sn selaku Asesor I dari BAN-PT mengatakan, data-data dari Prodi diperlukan untuk mengukur kualitas maupun kuantitas perkuliahan di Prodi DKV.

"Hasil komunikasi antara asesor, institusi, dan program studi juga akan memengaruhi hasil akreditasi prodi," kata Prayanto.

"Dosen dan Tenaga Kependidikan harus bersiap untuk menjelaskan keberlangsungan perkuliahan di Prodi DKV", tambahnya.

"Politeknik Harapan Bersama, seperti nama kampusnya, kita pun berharap bersama hasil akreditasi Prodi DKV yang terbaik," kata Asesor II Dr. Pujiyanto, M.Sn.

Ketua Prodi DKV Poltek Harber Ahmad Ramdhani, S. Kom., M.Ds menjelaskan, visi prodi DKV yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul, berkompeten, mampu beradaptasi, dan kreatif dalam bidang motion design tahun 2035.

"Prodi DKV Poltek Harber fokus pada bidang periklanan (advertising). Pendidikan vokasi di bidang periklanan memiliki potensi dan peluang kerja yang lebih dinamis," kata Ahmad.

Dalam mendukung visi dan misi Prodi DKV, Direktur Poltek Harber menerangkan rencana strategis (renstra) institusi yang dibagi menjadi tiga. 

"Tahap pertama, fokus penguatan pada SDM, sistem informasi proses pembelajaran dan tata kelola institusi yang terintegrasi," kata Agung Hendarto.

Kemudian, lanjut Agung, tahap kedua, fokus penguatan pada SDM dan sarana prasarana untuk menciptakan lulusan yang kompeten.
"Terakhir, tahap ketiga, institusi fokus penguatan pada pengembangan budaya wirausaha yang kreatif, inovatif, dan mampu berdaya saing global," kata Agung Hendarto.

Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan
Virtual Tour
Hubungi Kami