Digembleng Menjadi Bidan Profesional dan Bidan Emergency (PPGDON 2016)

Pergeseran visi dibidang kesehatan yang sebelumnya berorientasikan kepada aspek “kuratif” menuju ke aspek pelayanan kesehatan yang bersifat “prevention, promotion and protection” (Paradigma Sehat). Hal tersebut harus di antisipasi dengan menyediakan tenaga kesehatan yang semakin profesional yang mempunyai kemampuan kognitif dan efektif atau psikomotor dalam bidang tertentu, misalnya di bidang emergency.

Kenyataan akhir-akhir ini menunjukkan bahwa penyakit cardiovascular dan cedera pada kecelakaan kerja atau kecelakaan terutama kecelakaan lalulintas telah semakin menonjol sebagai penyebab kematian di Indonesia (5,6% per tahun). Kematian penderita gawat darurat akan terjadi dalam waktu singkat (4-6 menit). Disamping itu, karena ketidaktahuan dan ketidaktepatan serta kesalahan dalam memberikan pertolongan juga dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan. Melihat kecenderungan masalah tersebut, dimana masalah kesehatan (kegawat daruratan) akan semakin menonjol, bahkan akan menjadi salah satu masalah kesehatan yang bermakna disamping masih tingginya angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit infeksi, maka hal ini akan menuntut kemampuan yang semakin profesional baik di institusi pelayanan kesehatan (Klinik perusahaan, Rumah sakit) maupun institusi pendidikan kesehatan disektor pemerintah maupun swasta yang semuanya merupakan pencetak tenaga kesehatan yang diharapkan. Dengan adanya fenomona tersebut Program Studi D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama Mengadakan Pelatihan PPGDON (penanganan gawat darurat obstetri dan neonatal) selama 5 hari pada rabu-minggu / 2-6 november 2016 dengan jumalah 50 peserta.

Menurut Ka. Prodi D3 Kebidanan PHB Tegal Ulfatul Latifah, M.Kes dalam meningkatkan kemampuan penguasaan kegawatdaruratan baik pra rumah sakit maupun intra rumah sakit maka kegiatan ini kami rencanakan setiap tahunnya diharapkan Dengan diselenggarakan kegiatan pelatihan Kedaruratan Materniti dan Neonatus bidan diharapkan akan meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan dan kinerja yang profesional bagi bidan emergency. Setelah mengikuti Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal, peserta pelatihan (mahasiswa kebidanan) mampu melaksanakan tugas atau menolong seoptimal mungkin.dan peserta pelatihan (mahasiswa kebidanan) mampu melaksanakan asuhan kebidanan dan keperawatan pada klien dengan kegawatdaruratan di Rumah Sakit atau tempat kerja.

@bunghasta
11 November 2016 19:05:56 WIB
Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan