Komisi Penanggulangan AIDS Adakan Sosialisasi Bagi Mahasiswa

Bertempat di Audotorium Kampus 1 Politeknik Harapan Bersama Tegal, Tanggal 6 Mei 2015 KPA (Komisi Penanggulangan Aids), lebih dari 350 Mahasiswa mengikuti penyuluhan tentang Pencegahan HIV AIDS. Penyuluhan HIV AIDS di Kota Tegal Jawa Tengah ini, merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh KPA, menurut Ketua Yayasan Harapan Bersama Khafdillah, MS, S. Kom, SH Tujuannya adalah  untuk mengenalkan tentang HIV AIDS kepada para Mahasiswa sebagai generasi muda bangsa, dengan maksud setelah mereka mengenal dan memahami tentang apa itu HIV AIDS dan bagaimana resikonya jika orang telah terkena penyakit tersebut, maka diharapkan para Mahasiswa terhindar dan menjahauinya dari penyakit HIV AIDS. Selanjutnya Komisi Penanggulangan Aids Kota Tegal Sekr 1 Marsetyanto, SIP menyampaikan bahwa meningkatnya temuan kasus HIV AIDS di Kota Tegal sampai dengan des 2014 sebanyak 426 kasus hal ini membuktikan bahwa epidemic hiv aods di Indonesia semakin tinggi fenomena ini seperti puncak gunung es dimana yang Nampak sangat kecil tetapi sesungguhnya kasusnya cukup banyak hal ini tentunya menjadi hal yang sangat memprihatikan oleh sebab itu diharapkan dengan adanya acara ini akan memberikan pemahaman yang baik kepada para Mahasiswa.

Dalam Paparannya dr. BAMBANG KUSWANTO dari KLINIK IMS-VCT PUSKESMAS TEGAL BARAT menyampaikan bahwa penyebaran hiv Aids di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan, karena dalam beberapa penemuan di Kota Tegal bahwa penderita Hiv Aids tidak hanya mengenai mereka yang berumur 30 an (sudah dewasa) tetapi ada beberapa yang masih berumur muda dimana usia tersebut adalah usia produktif, apalagi ditemukan kasus terbaru bahwa di temukan beberapa anak usia sekolah menengah sudah terkena HIV AIDS, ini menunjukan bahwa pentingnya sebuah Sosialisasi PMS pada Mahasiswa dikarenakan Usia anak sekolah / Kuliah merupakan masa pencarian identitas, dan cenderung suka mencoba hal baru (tantangan). Pencegahan pada usia dini (SMA/SMK/Kuliah) sangat menentukan kualitas SDM dimasa mendatang serta Belum semua lapisan masyarakat mengetahui cara penularan HIV dan bagaimana cara mencegahnya , Contoh terjadi kasus anak baru lahir sudah terkenan penyakit HIV AIDS, sebagai akibat karena Ibundanya telah terkena HIV AIDS.  Anak yang belum tahu hitam putihnya dunia, belum kenal tentang dosa, sudah harus menanggung beban penyakit yang sulit diobati. Itu sebabnya, kepada para peserta penyuluhan , Bambang meminta agar antusias dan sungguh-sungguh  dalam mengikuti kegiatan dimaksud, agar tahu betul tentang bahaya HIV AIDS dan bagi generasi muda penerus bangsa, serta setelah acara ini berlangsung untuk dilakukan tes bagi seluruh peserta.

@bunghasta
13 Mei 2015 16:01:11 WIB
Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan