Membangun Pribadi Unggul dan Kompetitif di Dunia Kerja



PoliteknDirektur PHB Nizar Suhendra, S.E., MPP memberi sambutan Webinar Persiapan Dunia Kerjaik Harapan Bersama (PHB) mengadakan Webinar Persiapan Dunia Kerja, sebagai rangkaian acara Wisuda PHB Tahun Akademik 2020/2021 pada Selasa, (22/09/2021).

Direktur PHB Nizar Suhendra, S.E., MPP mengatakan, terkait pentingnya the power of being young. Saat masih muda, kita mudah untuk berbuat salah. Namun, meskipun salah, power yang dimiliki saat masih muda yaitu memiliki kesempatan untuk memperbaikinya.

“Salah itu wajar. Yang perlu diingat adalah orang sukses itu bukan berarti tidak pernah gagal dan tidak pernah berbuat salah. Orang sukses itu ketika dia tau dia berbuat salah, dia akan berpikir keras bagaimana memperbaiki dan berusaha bangkit sekuat tenaga. Jadi, the power of being young itu punya tenaga untuk memperbaiki kesalahan,” kata Nizar.

Head of Dept Country CS Leader Wahyu Hidayat selaku narasumber menuturkan, bahwa ada beberapa kebiasaan diri yang perlu diubah untuk membangun pribadi yang unggul dan kompetitif. 

“Jadilah manusia yang proactive, mengambil tanggung jawab atas kehidupan kita sendiri dan fokus dengan hal yang dapat kita kendalikan. Milikilah goals atau target yang jelas dan spesifik agar kita dapat mencapainya. Dan selalu dahulukan yang lebih utama,” kata Wahyu. 

Dalam kesempatannya, Kepala BP Jamsostek Tegal Mulyono Adi Nugroho memberi materi kepada calon lulusan mengenai sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan. Terdapat pilihan pribadi bagi mahasiswa setelah lulus, yaitu menjadi pekerja atau menjadi pemberi kerja. Jika menjadi pekerja, pesan kami adalah jadilah pekerja yang cerdas. 

“Cerdas di sini berarti, bekerja tidak hanya mencari penghasilan saja namun pikirkan apakah pemberi kerja memberikan perlindungan apabila terjadi resiko kecelakaan kerja, apakah memberikan santunan,” kata Nugroho.

Nugroho menuturkan ketika para lulusan memilih menjadi pemberi kerja/pengusaha, maka jadilah pemberi kerja yang peduli.

“Tidak hanya memberikan sebatas upah, namun memikirkan kenyamanan dan ketenteraman para pekerja,” katanya.

Nugroho menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki terdapat 4 program, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun serta jaminan kehilangan kerja. (Humas PHB/Ais. Foto : SS Panitia)

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan