Mulai Berbisnis Dengan Bentuk Tim Yang Solid

Politeknik Harapan Bersama mengadakan Webinar Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Pengembangan Bisnis Startup untuk Meminimalisir Kegagalan Dalam Berbisnis, pada Minggu (21/6).

Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan cara untu mengembangkan startup dari mulai membuat produk inovatif sampai kepada proses pemasaran yang efektif.

“Saat ini jumlah lulusan perguruan tinggi tidak sebanding dengan perusahaan yang menyediakan lapangan pekerjaan. Hal ini yang mendorong agar mahasiswa perlu dikenalkan bisnis startup dan cara mengembangkannya agar dapat meminimalisir kegagalan bisnis,” kata dosen Sarjana Terapan Akuntasi Sektor Publik Politeknik Harapan Bersama Ghea Dwi Rahmadiane, S.E., M.Si.

Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pemaparan tentang pedoman dasar membuat proposal bisnis kreatif melalui Google Meet dan siaran langsung YouTube.

Ghea menambahkan bahwa modal usaha jangan dijadikan penghalang untuk memulai bisnis startup. “Kita dapat memperoleh modal usaha dari investor maupun mengikuti kompetisi kewirausahaan dengan syarat kita perlu menuliskan rancangan bisnis kita dalam suatu proposal bisnis. Dalam isi proposal tersebut yang terpenting kita perlu memiliki kreatifitas untuk menjawab tantangan global saat ini,” ujar Ghea.

Narasumber webinar dosen D3 Akuntansi Politeknik Harapan Bersama, Bahri Kamal, S.E., MM juga menyampaikan untuk meminimalisir kegagalan bisnis startup yang utama adalah membentuk tim yang solid dan jaga konsistensi, kemudian yang tak kalah penting adalah inovasi.

“Kita juga memerlukan mentor untuk mengkontrol kegiatan kita. Mengikuti komunitas untuk saring share ilmu dan pengalaman. Selain itu juga startup perlu membuat roadmap usaha dan mengandalkan digital marketing,” tegas Bahri.

Sebanyak seratusan peserta mengikuti webinar tersebut. Antara lain mahasiswa dan dosen Politeknik Harapan Bersama, Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Akademi Kebidanan Bunga Kalimantan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, STIKOM Yos Sudarso Purwokerto, UNTIRTA, Universitas Negeri Malang, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, PT Bakti Optima Member of Yayasan Karya Bakti United Tractors, UMKM, maupun dari kalangan umum.

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan