Pandemi Bukan Halangan Untuk Tetap Produktif









Pada tanggal 29 Juli 2021 telah berlangsung acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama. Acara ini dilaksanakan secara online via aplikasi zoom, mengingat sampai saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19. Acara ini berjalan dengan lancar dimulai dari jam 09.00 – 12.00 WIB. Adapun acara seminar ini berhasil menarik perhatian dari berbagai kalangan mahasiswa dan masyarakat umum di seluruh Indonesia bisa dilihat  dari peserta yang sudah melakukan registrasi sekitar 600 Peserta. Dimana peserta berasal dari UPN Jakarta, Universitas Nusa Cendana, Universitas Diponegoro, Politeknik Negeri Padang, Politeknik Jambi, Universitas Jendral Achmad Yani, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Politeknik Negeri Batam, Universitas Haluoleo, Universitas Jendral Soedirman, Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Madiun, Politeknik CALTEX dan masih banyak lagi. 

Seminar Nasional Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama mengangkat tema “Perkembangan Teknologi Industri Manufaktur Masa Depan”. Tema ini diangkat berdasarkan seiring berjalannya waktu tidak menutup kemungkinan Perkembangan Teknologi akan semakin maju khususnya di Industri Manufaktur. Oleh karena itu Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama memiliki keinginan memberikan informasi dan ilmu pengetahuan yang lebih luas dalam perkembangan Teknologi Industri Manufaktur.

Adapun acara ini diawali dengan pembukaan yang dilakukan oleh MC, doa yang dipimpin oleh Bapak Amin Nur Akhmadi, M.T, pemutaran lagu Indonesia Raya, sambutan ketua panitia, sambutan Kepala Program studi DIII Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama Bapak M. Taufik Qurohman, M.Pd, sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Harapan Bersama Bapak Gunawan Adib Achmadi, S.Pt. Setelah rangkaian tersebut,  MC menyerahkan acara sepenuhnya kepada moderator Bapak Firman Lukman Sanjaya M.T. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari pembicara pertama yaitu Bapak Dr. Rifky Ismail, S.T,, M.T. dari Ketua Pusat Unggulan Iptek Universitas Diponegoro.

Adapun poin penting yang disampaikan oleh Bapak Dr. Rifky Ismail, S.T, M.T adalah Bahwa bangsa Indonesia ini mempunyai potensi yang besar,salah satu potensi besarnya ada di mahasiswa dan para pemuda yang menjadi penggerak bangsa ini. Pilihan-pilihan yang ada di pemuda menjadi penentu masa depan bangsa ini,pemuda-pemuda yang menyerah dan tidak berani menghadapi tantangan maka akan membawa bangsa ini ke kondisi yang stagnan dan mungkin tertinggal. Sedangkan bagi pemuda-pemuda yang mau belajar mengatasi bermacam-macam kesulitan atau hambatan yang ada dihadapan dia, maka akan menjadi pembuka dari generasi yang hebat dan nantinya akan membawa bangsa ini menjadi bangsa yang hebat juga. Untuk para pemuda jangan menyerah teruslah berjuang untuk menguasai ilmu ini.

Setelah pemaparan materi pertama selesai,kemudian dilanjutkan dengan pemateri ke dua yaitu Bapak Ferdinand Aziz, S.T dari  Senior Manager PT. Astra Honda Motor. Dalam pemaparannya beliau mengatakan kesiapan menghadapi era Industri 4.0 itu dengan meningkatkan 10 skill  yaitu, Complex Problem Solving, Critical Thinking, Creativity, People Management, Coordinating with Orthers, Emocional Intelligence, Judgment and Decision Making, Service Orientation, Negotiation, Cognitive  Flexibility. Dan di era 4.0 ini mari kita menjadi agent of change yang merubah lingkungan dan mengembalikannya ke performa terbaik.

Menurut Dani Jaya Saputra selaku ketua panitia dalam acara webinar nasional mengungkapkan bahwa banyak sekali manfaat yang didapatkan pada webinar tersebut. Harapannya semoga para peserta dapat berkembang di era milenial ini khususnya untuk menghadapi perkembangan teknologi di Industri Manufaktur.


Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan