Pendidikan Vokasi Lahirkan Tenaga Ahli

Webinar “Peluang dan Tantangan Pendidikan Vokasi di Masa Pandemi Covid-19”







Politeknik Harapan Bersama (PHB) menggelar webinar nasional virtual dengan tema Peluang dan Tantangan Pendidikan Vokasi di Masa Pandemi Covid-19, pada Jumat, (09/07) melalui aplikasi Zoom meeting, sebagai salah satu dari rangkaian acara Dies Natalis ke-19 PHB.

Dalam sambutannya Direktur Politeknik Harapan Bersama Nizar Suhendra, S.E., MPP menuturkan suatu bangsa dengan pemenuhan kebutuhan sendiri secara lebih lengkap akan membuat kesejahteraan yang lebih tinggi. “Dalam dunia vokasi, kehadiran sekolah dan pendidikan vokasi dapat melahirkan tenaga-tenaga ahli yang bisa menciptakan seluruh kebutuhan anak bangsa di dalam negeri sendiri dengan tujuan agar kita seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati hal-hal terbaik dengan harga yang lebih terjangkau dan dengan harga yang lebih murah,” kata Nizar.

Dr. Sadimin S.Pd, S.Sos, S.Ipem, M.Eng. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Tengah dalam webinar tersebut mengungkapkan permasalahan pendidikan vokasi di Indonesia sejak dulu masih berputar pada lingkaran yang sama, yaitu lulusannya kurang kompetitif dan sulit mencari pekerjaan. 

“Peran perusahaan di sini yaitu berinvestasi lebih efektif, dengan ikut terlibat mendesain kurikulum, menjadi dosen tamu dari industri, memberikan beasiswa, joint research, program magang, memberikan sertifikat kompetensi, membantu fasilitas laboratorium, hingga komitmen kuat menyerap lulusan SMK dan kampus vokasi” kata Dr. Sadimin, 

Wakil Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Miftakul Azis, M.H menuturkan terdapat peluang juga pada pandemi Covid-19, akan membuat sekolah, dan perguruan tinggi menjadi lebih paham teknologi dan membuat pendidikan lebih mudah diakses dengan otomatisasi tugas-tugas dan operasional sehari-hari. 

Situasi pandemi, menurut Miftakul Aziz, dapat memberikan peluang untuk mempercepat transformasi digital dari pendidikan vokasi Indonesia yang akan membantu kaum milenial Indonesia mendapatkan keterampilan yang mereka butuhkan untuk dunia kerja. 

“Tidak akan ada daya saing tanpa adanya produktivitas, dan tidak ada produktivitas tanpa adanya kompetensi. Artinya adalah kalau kita mau meningkatkan produktivitas kita, mau memenangkan daya saing kita, kuncinya adalah pada kompetensi. Sedangkan, kompetensi merupakan gabungan antara skill, attitude, dan knowledge,” ujar Miftakul Azis. (Humas PHB/Ais. Foto : Humas)

Admin Humas
22 Juli 2021 14:00:21 WIB
Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan