PHB Beri Bantuan Mahasiswa Perantau

Faktor keselamatan dan jarak yang jauh dari tempat tinggal membuat mahasiswa perantau memilih untuk tidak pulang kampung. Imbauan pemerintah untuk tidak mudik memang mau tidak mau harus kita patuhi.

“Banyak mahasiswa kami yang berasal dari luar pulau masih menetap di kos maupun asrama. Keluarga mereka juga mendukung agar mereka untuk sementara waktu tidak pulang kampung,” kata Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Harapan Bersama (PHB) Umi Baroroh, S.SiT, M.Kes.

Pada Minggu (19/4) PHB mulai berkeliling memberi bantuan kepada 34 mahasiswa perantau. Pihaknya mendatangi langsung mahasiswa perantau yang tinggal di Pemalang, Brebes maupun Asrama PHB. Tujuannya agar mencegah mahasiswa untuk keluar kos dan mengurangi resiko mahasiswa terpapar covid-19

“Bantuan ini merupakan upaya pemantauan dan perhatian dari PHB untuk mahasiswa yang jauh dari orang tua. Kami sebagai pengganti sementara orang tua mereka ingin memberikan perhatian kepada mereka. Tidak hanya berupa materi, kami juga terus memantau kesehatan mahasiswa,” ujarnya.

Adapun bantuan tersebut berupa kebutuhan logistik untuk sehari-sehari, vitamin, hand sanitizer, masker, makanan ringan dan susu. 

Salah satu mahasiswa PHB Dicky Wahyudi mengungkapkan rasa syukurnya karena PHB telah memberi bantuan. “Terima kasih PHB atas bantuannya karena sudah meringankan ‘beban hidup’ anak kos di tengah pandemik covid-19 ini. Semoga apa yang telah diberikan bermanfaat buat kami,” kata mahasiswa D3 Akuntansi PHB asal Kota Jambi tersebut.

Sebagian besar mahasiswa perantau PHB tersebut berasal dari luar kota seperti Karawang, Cilacap, hingga luar pulau Jawa seperti, Palembang, Padang, Medan dan Jambi.

@bunghasta
21 April 2020 21:20:39 WIB
Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan