Prodi Teknik Informatika PHB Kembangkan Hand Sanitizer Otomatis

Dalam rangka membantu mengurangi persebaran pandemi COVID-19 Program Studi DIV Teknik Informatika Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal ikut serta berkontribusi dengan mengembangkan alat hand sanitizer otomatis. Melalui alat ini, cairan Keunggulan lain dari hand sanitizer otomatis ini adalah karena sifatnya yang mobile. Alat berkapasitas daya listrik 4400 mAh ini cukup di-charge sampai daya terisi penuh, setelah itu siap diletakkan di mana saja tanpa perlu khawatir mengenai catu daya listriknya. Berbeda jika alat tersebut tidak menggunakan baterai yang ditanam tapi menggunakan adapter yang butuh untuk selalu ditancapkan di pusat sumber listrik, tentu sangat merepotkan.

di dalam botol sprayer (semprotan) akan tersembur secara otomatis ketika tangan pengguna didekatkan ke arah sensor ultrasonik. Pengguna tidak perlu menekan tuas sprayer. Alat tersebut tercipta berkat kolaborasi antara dosen dengan mahasiswa.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, hand sanitizer otomatis ini telah dibagikan ke beberapa masjid strategis di Kota Tegal, Jum’at, (12/6).

Dosen DIV Teknik Informatika PHB Muhammad Fikri Hidayatullah, S.T., M.Kom selaku penggagas ide ini menyampaikan selama ini cairan hand sanitizer ditaruh di dalam sebuah botol dan untuk mengeluarkannya harus ditekan ujungnya dengan proses pumping (pemompaan).

Padahal dengan mekanisme semacam ini telah terjadi kontak fisik antara tangan pengguna dengan ujung botol. “Hal tersebut sangat memungkinkan akan mengurangi higienitas pada tangan pengguna. Oleh karena itu muncul ide untuk menciptakan alat hand sanitizer yang dapat bekerja secara otomatis tanpa ada kontak fisik dengan wadah cairan hand sanitizer.” ujarnya.

Pengguna cukup mengarahkan salah satu telapak tangannya ke arah sensor ultrasonik yang telah terpasang tanpa perlu menekan tuas sprayer. Secara otomatis tuas spayer akan digerakkan oleh tarikan kawat besi yang terhubung ke motor servo. Setelah terjadi tarikan, maka cairan akan keluar dalam bentuk semburan.

Ketua Prodi DIV Teknik Informatika Ginanjar Wiro Sasmito, M.Kom menambahkan ke depannya, program studi DIV Teknik Informatika akan terus berinisiatif melakukan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

Adapun keunggulan lain dari hand sanitizer otomatis ini adalah karena sifatnya yang mobile. Alat berkapasitas daya listrik 4400 mAh ini cukup di-charge sampai daya terisi penuh, setelah itu siap diletakkan di mana saja tanpa perlu khawatir mengenai catu daya listriknya. Berbeda jika alat tersebut tidak menggunakan baterai yang ditanam tapi menggunakan adapter yang butuh untuk selalu ditancapkan di pusat sumber listrik, tentu sangat merepotkan.

Share:

Tinggalkan Komentar

Email dan No. HP tidak akan kami publikasikan