Sabtu, 5 Oktober 2019 Mahasiswa D IV Teknik Informatika (TI) Politeknik Harapan Bersama (PHB) mengikuti Grand Final Event Encode 2019 – Discovery 6  di ruang Auditorium Fakultas Ilmu Komputer Universitas Negeri Jember. Event berskala nasional yang mengambil tema “Realized Industrial Revolution 4.0 and SDG’s through ICTs” ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Negeri Jember (UNEJ) Jawa Timur.

Dalam Kegiatan Encode 2019 – Discovery  terdapat 2 rangkaian kompetisi IT yang terdiri dari : Olimpiade TI untuk tingkat SMA sederajat dan Cipta Karya Teknologi untuk Mahasiswa dan Umum. Dalam hal ini mahasiswa TI PHB mengikuti Cipta Karya Teknologi, yakni berupa Software Development. Kegiatan yang dilaksanakan mulai dari dari bulan Juni 2019 ini dibagi dalam beberapa tahap, yaitu: pendaftaran, penyisihan serta berakhir di tahap penjurian grand final pada tanggal 5 Oktober 2019 itu diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Grand Final tersebut diikuti oleh tim mahasiswa TI Poltek HB yakni Tim Tawakal yang terdiri dari : Azka Wildan Mukholladun, Novianto Arief Wibowo, Ali Budi Purnomo.

Berkat kerja keras dan kesungguhan yang dilakukan oleh mereka, maka di acara grand final tersebut, tim Tawakal mampu meraih juara 1 dengan pesaing pada grand final berasal dari Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri Banyuwangi, Politeknik Negeri Surabaya, dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Dalam even tersebut, produk software yang dibuat oleh Tim Tawakal yakni berupa Aplikasi Mobile yang diberi nama : RoLine (Ronda Online) yang merupakan platform aplikasi android yang digunakan untuk manajemen Ronda dan terintegrasi dari Warga,  RT, RW, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat Kabupaten. Aplikasi ini terdiri dari berbagai macam fitur, seperti : penjadwalan ronda, pengingat ronda, denda, rekapitulasi denda, hingga penilaian Warga / RT/ RW / Kelurahan yang teraktif menjalankan ronda.

Yang menarik dari aplikasi ini adalah Aplikasi telah memanfaatkan IoT (Internet of Things) yakni alarm disetiap akun ketika terdapat bencana/aksi kriminal dan pemanfaatan QR Code untuk absensi Ronda. Ginanjar Wiro Sasmito selaku Pembimbing dan Ka Prodi TI sangat bersyukur atas keberhasilan mahasiswanya yang dapat meraih juara 1. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Politeknik Harapan Bersama dan ini untuk kesekian kalinya mahasiswanya mampu menorehkan prestasi di even-even kompetisi tingkat nasional. Ia menargetkan aplikasi tersebut akan dilanjutkan sampai pada tahapan yang lebih sempurna yakni dengan menerapkan video / image recognition, dimana kamera CCTV dapat mengenali wajah seseorang dan juga pengembangan penerapan Artificial Intelligence lainnya.

Ginanjar memiliki harapan besar bagi mahasiswa Politeknik Harapan Bersama khususnya mahasiswa di prodi yang dipimpinnya, agar pencapaian ini dapat menggugah semangat dan kreativitas mahasiswa untuk lebih berminat dalam mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Sehingga ini dapat menjadi tolak ukur keberhasilan daya serap mahasiswa terhadap kurikulum maupun materi kuliah yang diberikan oleh dosen, selain itu juga dapat mengangkat derajat maupun daya tawar mahasiswa, dosen, prodi dan kampus di kancah nasional.