Formasi Adakan Diskusi Panel Tentang Manajemen Organisasi Islam Pada Perguruan Tinggi

Dalam rangka membenahi manajemen organisasi, Formasi (Forum Mahasiswa Islam) Politeknik Harapan Bersama menyelenggarakan diskusi panel pada hari Jum’at, 20 Maret 2014 pukul 15.30 WIB bertempat di ruang K Kampus 1. Diskusi yang dihadiri oleh seluruh pengurus Formasi itu membahas manajemen organisasi islam agar lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya pada perguruan tinggi khususnya di Politeknik Harapan Bersama.

Dalam diskusi yang berlangsung selama ± 2 jam itu, menghadirkan narasumber yang sekaligus pembina Formasi yakni BapakGinanjar Wiro Sasmito, M.Kom. Beliau menyampaikan bahwa Formasi yang merupakansatu-satunya organisasi islam di Politeknik Harapan Bersama sudah saatnya merubah mindset-nya dalam pengelolaan organisasi, diantaranya bagaimana memaksimalkan fungsi masjid yang tidak hanya digunakan untuk sholat berjama’ah dan kajian saja namun juga digunakan untuk diskusi dalam mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran untuk semua civitas akademika melalui kegiatan-kegiatan yang lebih menarik namun tanpa mengabaikan esensi aqidah, juga bagaimana trik-trik untuk menghimpun dan mengelola dana Infaq, Shodaqoh dan zakat serta bagaimana menjalankan konsep nabung Qurban.

Dalam diskusi tersebut, bapak yang juga merupakan ketua Program Studi D4 Teknik Informatika ini menyampaikan bahwa beliau juga sangat prihatin ketika media yang ada sekarang ini, baik media elektronik, internet, papan baliho atau spanduk yang ada dijalan-jalan justru didominasi ajakan-ajakan untuk melakukan maksiat tanpa ada pesan edukatif dan memberi kesan untuk selalu mengajak hidup bermewah-mewahan. Diantaranya  tidak sedikit artis dan pejabat yang dengan bangga memamerkan kehidupan mewahnya atau memamerkan perilaku amoralnya di acara ghibahtainment (sebutan khusus pak Ginanjar untuk acara Infotainment), Spanduk-Baliho juga didominasi ajakan untuk hadir di pesta-pesta tertentu, padahal disisi lain masih banyak saudara-saudara muslim yang membutuhkan uluran tangan kita.

Maka dari itu beliau berharap Formasi bisa menyaingi/menyeimbangi ajakan-ajakan yang ada pada media-media tersebut dengan ajakan-ajakan yang lebih konstruktif edukatif diantaranya ajakan untuk selalu menegakkan amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan apa yang tersebut dalam QS. Ali Imron ayat 104 “Hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung”.

Di akhir diskusi Bapak Ginanjar Wiro Sasmito, M.Kom berpesan agar Pengurus Formasi sering melakukan diskusi untuk memperkuat visi misinya bersama dengan berharap keridhoan dari sang maha Esa, juga agar Formasi menjadii organisasi islam yang seutuhnya tanpa disisipi kepentingan Partai Politik tertentu.