TEGAL – Sepintas tidak ada yang berbeda pada pemberian penghargaan bagi mahasiswa berprestasi yang mengikuti ucap janji Prodi D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama Tegal tahun ini. Tiga mahasiswa semester 2 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi kali ini mendapatkan angka bulat yaitu 4. ‘’Alhamdulillah tahun ini ketiganya mendapatkan IPK 4, biasanya hanya satu atau dua mahasiswa saja,’’ ungkap Kaprodi D3 Kebidanan Politeknik HB Tegal, Ulfatul Latifah SKM. Uniknya lagi, 2 diantara 3 mahasiswa tersebut adalah saudara kembar yaitu Eliyani dan Elayanti. Sedangkan mahasiswa terbaik satunya lagi adalah Rapita Setyaningrum. Mereka mendapatkan tropi, piagam dan bingkisan.

10277456_582151731892335_5515825544927910180_n

Ucap Janji Tenaga Kesehatan ( Kebidanan )

Acara yang digelar di Gedung Pertemuan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Perhubungan Darat, Kamis (17/4) ini tidak hanya melaksanakan ucap janji saja. Mahasiswa yang akan menjalankan praktik klinik di beberapa rumah sakit di wilayah Tegal, Slawi, Brebes, Pemalang dan Cirebon ini juga mendapatkan pembekalan langsung dari Ketua Forum Komunikasi Institusi Kebidanan Jawa Tengah Sri Handayani SSiT MKes. Dengan materi ’Mencetak Bidan yang Berkualitas untuk Mewujudkan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang Optimal’.
Direktur Poltek HB Tegal Ir Mc Chambali BEng MKom dalam sambutannya menjelaskan, bidan merupakan profesi tertua di dunia sehingga terhormat di masyarakat. Profesi yang mulia ini harus memiliki pengetahuan, keterampilan, dan tahu bagaimana memberikan pelayanan tulus pada ibu dan anak.
‘’Serta punya kecantikan jiwa dan tindakan,’’ tegasnya.

10155474_582149978559177_6779048469203290040_n

Mahasiswa Berprestasi Didampingi Oleh Direktur & Ka. BPH YPHB

Chambali berharap calon bidan yang akan melakukan praktik klinik ini sudah berfikir untuk menjadi bidan profesional nantinya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Moehammad Hafidz MKes menyebutkan, bidan ikut berperan dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan balita. Hafidz berharap, pelayanan prima bidan mulai diaplikasikan saat ini. Baik kepada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas maupun pada bayi dan balita.
Pelayanan prima adalah memberikan lebih dari yang seharusnya diberikan kepada pasien. Juga memberikan kepuasan pelanggan sebagai hal utama dan menampilkan sikap profesionalisme bidan.
‘’Dilarang keras melayani pasien dengan orientasi materi,’’ tegas Hafidz.
Tidak boleh membedakan masyarakat miskin, serta terus mengembangkan sikap mental terpuji.
Usai menjalankan prosesi Capping Day ini, 111 calon mahasiswa akan menjalankan praktik klinik mulai tanggal 21 April hingga 14 Juni 2014 mendatang. (ela/radartegal)

LAELA NURCHAYATI/RATEG
UCAP JANJI – Salah satu mahasiswa memimpin ucap janji di bawah sumpah Al Quran.

BERPRESTASI – Tiga mahasiswa terbaik Prodi D3 Kebidanan Politeknik Harapan Bersama Tegal semester 2 berhasil mendapatkan penghargaan.