LDK_2015_2Organisasi Mahasiswa atau biasa disebut Ormawa adalah sebuah Institusi Internal Kampus Politeknik Harapan Bersama yang merupakan wadah bagi para mahasiswa yang menyadari fungsi dan memahami bahwa wujud eksistensi diri bukan hanya dapat diraih dengan mengedepankan teori saja. Melainkan wujud eksistensi diri dan pengejewantahan pribadi mahasiswa dapat tercermin dari gerakan yang bersifat aplikatif dari faktor teoritis yang telah ada. Berorganisasi merupakan sebuah bentuk human community yang merupakan tempat di mana kaum intelektualis dapat mengaktualisasikan segala nalar argumentative dan potensi diri.

Oleh karena itu, pada hari sabtu dan minggu tanggal 21 – 22 November 2015, beretempat di Bumi Perkemahan Martoloyo Desa Suniarsih Kec.Bojong Kabupaten Tegal, pengurus organisasi mahasiswa mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan dengan jumlah peserta 150 orang peserta mahasiswa semester 1 dan 3,acara yang berlangsung 2 hari ini bertujuan untuk menjadikan calon pengurus organisasi mahasiswa yang baru agar mengerti akan pentingnya organisasi di lingkungan kampus, sebelum mereka nanti terjun langsung untuk memimpin seluruh mahasiswa di kampusnya. Direktur Politeknik Harapan Bersama MC. Chambali B.Eng ,EE, M.kom dalam sambutannya sekaligus melepas keberangkatan peserta menegemukakan “agar untuk calon anggota organisasi mahasiwa yang baru bisa bekerjasama dengan baik antara satu dengan yang lain, karena dengan adanya organisasi di kampus bisa membuat kampus lebih kondusif dan rame karena banyak kegiatan – kegiatan yang bisa dilakukan di kampus,tentunya kegiatan positif yang bisa mengolah keatiftas seluruh mahasiswa sebelum nanti terjun langsung ke masayarakat,karena ini adalah awal untuk menjadi pemimpin,jadi pergunakan waktu sebaik – baiknya”,ujarnya.

LDK_2015_1Acara ini berlangsung sangat meriah dan mendidik, karena peserta dituntut untuk bekerjasama dengan baik, agara nanti bisa terbiasa saat benar – benar terjun di dalam organisasi mahasiwa, contohnya mereka tiap kelompok disuruh untuk masak sebelum mereka makan, bukan semata – mata hanya disuruh karena tidak ada anggaran untuk makan, tetapi disitu mengajarkan agar mereka bisa bekerjasama dalam menghasilkan suatu produk makanan diharapkan nantinya ketika terjun di dalam organisasi mereka harus kerja sama dalam melaksanakan program – program kerja yang sudah dibuat, ketika berhasil mereka akan menikmati keberhasilan bersama – sama dan ketika gagal mereka tetap akan menikmati kegagalan bersama – sama, sepert saat memasak ketika makanan itu matang dan berhasil mereka bisa memakannya dengan nikmat bersama – sama dan ketika makanan itu tidak matang ataupum gosong mereka tetap harus memakannya bersama – sama,maka dari itu kerja sama dan komunikasi yang baik akan mengasilkan suatu etos kerja yang baik pula.